Cerita Tante Ku yang Montok

Cerita Tante Ku yang Montok
Nama saya rian, kampung saya asli Medan dan sesudah lulus SMA , orang tua saya menyuruh untuk kuliah dijakarta dan tinggal bersama tante saya yang biasa saya panggil tante rina.

Tepat pada hari rabu pagi pagi saya siap siap bernagkat dari bandara kuala namu menuju bandara soekarno hatta Jakarta.

Tante pun sudah standby untuk menjemput saya, akhirnya saya pun sampai dengan selamat. Begitu di pintu keluar Tante Rina sudah memanggil saya “Rian Tante Disini” lalu saya menatap tante rina. Dengan terkejut saya melihat tante rina yang memiliki paras tubuh yang seksi, putih mulus, tinggi dan bokongnya yang menggoda. Dulunya tante Rina tidak begitu cantik, mungkin karena tinggal di ibu kota ya dan sudah memiliki suami yang mapan.

Maka saya pun beranjak kemobil Tante rian, Tante rian yang menyupir sendiri dan saya pun menemanin tante di depan tempat duduk. Wissss saya melihat Paha tante begitu mulus dan membuat saya berpikiran jorok. tante pun menanya saya “Rian kamu sudah makan?” Jawab saya “belum tante”. tante pun mengajak saya untuk makan siang di restoran yang lumayan ternama.

Sesudah makan, kami pun beranjak pulang cepat cepat karena suami tante sedang tidak ada dirumah dan tidak ada yang menjaga rumah. Suami tante bernama mas Darmin adalah pengusaha kontraktor, jadi sering tidak dirumah tuh.

Tanteku Yang Montok1

sesampai dirumah, tante pun menunjukan kamar untuk saya yang ada dilantai 2 sebelahan dengan kamar tante Rina. Lalu tante rina dengan tenang mengatakan “kalau rian ada penting panggil aja tante dikamar ya, tante mau istirahat dulu”. jawab saya ” okey tan”.

Saya pun beranjak untuk mensusun baju kelemari, ssetelah di ingat ingat saya mau mandi, saya lupa membawa Handuk dari rumah. Lalu saya beranjak ke kamar tante dengan mengetok pintu kamar. tante pun keluar, namun saya melihat dengan menelan ludah. Tante menggunakan Baju tipis dan keliatan ukuran Bra nya cukup besar. “rian rian kamu kenapa”. OOo iya tante saya lupa bawa handuk saya, boleh pinjam handuk tante gak. Tante jawab “tunggu sebentar ya rian biar tante ambilin”. Dalam pikiran saya, tante rina sangat montok ya dan membuat burung saya menjadi naik dan saya pun menjadi pikiran yang aneh aneh.

Lalu tante datang membawa handuk untuk saya, dengan senyuman manisnya saya pun menjadi memikir kan hal yang aneh aneh. Lalu saya berani diri untuk menanyakan tante. tante capek gak? jawab tante ” capek rian, emanknya kenapa rian?” tante mau dipijitin sama rian gak. lalu tante menjawab “boleh tapi nanti ya,kalau sekarang tante lagi ingin sendiri”. jawab saya oke tante.

Saya pun terus memikirkan tubuh tante yang begitu mulus dan menggoda, dalam pikiran saya tante ini kasian banget ya di tinggal mas darmin. Saya pun tertidur sampai malam.

Jam 8 malam saya terbangun dan turun kebawah sudah melihat tante melihat TV dengan kaki naek keatas sofa, waduh baru bangun saja sudah buat ngeceng nih, lalu tante nanya saya mau makan belum, kalau sudah itu makan di ruangan makan sudah tante sediakan dan tante juga bilang nanti siap makan Pijitin tante ya dikamar. Wah saa pun beranjak cepat makannya, abiz udah semangat kali melihat tubuh tante yang mulus dan putingnya pasti berwarna merah.hihiihi

selesai makan saya pun mengedor pintu kamar, tante membuka pintu dan menggunakan pakaian yang seperti saya lihat di siang hari. “sini masuk rian badan tante semuanya capek nih, mijitnya pakek Oil ya”. lalu tante pun beranjak tidur dikasur dengan menggunakan pakaian tidur. Lalu saya bilang mau mijit yang mana dulu tante,tante menjawab dengan menggoda mijit bawah aja dulu.

Saya pun memijit tante dengan perlahan dan merasakan tubuh mulusnya yang membuat adek saya bangun.hihihihi..sedikit saya sentuh burung saya ke kakinya tante,mungkin tante terasa juga, lalu saya beranjak naek keatas tubuhnya. Wihhhhh Burungku makin kencang aja setelah menekan tubuhnya. tante lalu bilang pijitin agak lama ya, mungkin tante sudah tahu tuh adek saya sudah naek.

Tanteku Yang Montok

Saya pun tidak tahan lagi menahan nafsu ini, dengan berbagai cara menggunakan alasan untuk bisa memijit dengan benar,harus membuka baju tante. tante pun menyetujuinya, saya kali ini melihat susu gantung tante yang begitu putih dan putingnya berwarna merah.

Saya memijit paha tante dan sekali sekali memeganf memeknya, tante kelamaan pun teransang oleh tanganku, melihat tante yang sudah merangsang, saya membuka celana saya dan kon*tl saya mengesek gesek kan memeknya tante, memek tante oun basah. Setelah basah tanpa ku sadarin kontolku sudah masuk kedalam memek tante dan ku genjot trus tanteku yang manis ini. melihat wajah tanteku sangat puas dan ingin keluar lagi, oohhhh ooohhhh oohhh aaahhhhh tanteku terus menjerit dan mengatakan Kontolmu besar kali dan sangat nikmat.

Akhirnya Cairan putih saya pun keluar di dalam memek tanteku, dan tante bisik dengan saya, besok besok lagi mijitin tante ya..

Dan hampir setiap suami tante saya tidak dirumah, kami melakukan hubungan ini sampai sekarang.

Berikut akhir cerita, intinya tante tante semua mantap dan keren,apabila bisa mendapatkannya.hehehehe..terima kasih

Leave a Comment